Cara Mudah Berkomunikasi dengan Anak

Melakukan komunikasi yang baik dengan anak dapat membuat hubungan orang tua dengan anak menjadi lebih baik dan apa yang menjadi keinginan orang tua/ keinginan dari si anak sendiri menjadi satu atau tidak bertentangan satu sama lainya (bisa disatukan), berbagai masalah yang terjadi pada anak juga dapat diselesaikan secara bersama-sama.
Yang harus diketahui adalah setiap anak memiliki banyak sekali keinginan yang kadang tidak mudah untuk dipahami, adalah tugas dari orang tua untuk memahami anak dengan baik. Dengan komunikasi yang baik dengan anak maka anda dapat menghindarkan berbagai hal yang tidak anda inginkan seperti kenakalan pada anak bahkan pergaulan bebas serta narkoba. Kebanyakan anak yang mengalami berbagai masalah ini berasal dari keluarga yang kurang memiliki komunikasi yang baik dalam keluarganya.
Sebagai orang tua tentu tidak menginginkan anak terjerembab dalam pergaulan yang tidak sehat dan terlibat dalam berbagai kenakalan. Sebagai orang tua tentu menginginkan yang terbaik bagi anaknya tidak hanya untuk sekarang ini tapi juga untuk masa depanya, untuk itu sangat penting untuk menerapkan komunikasi yang efektif dan benar demi masa depan anak dan menghindarkan anak dari berbagai pergaulan negatif.
Berikut ini adalah beberapa tips bagaiman berkomunikasi dengan anak dengan benar.
Jadilah teman
Anak hanya bisa mengutarakan unek-uneknya atau isi hatinya pada anda kalau anda memposisikan diri anda sebagai teman. Kalau anda memosisikan sebagai orang tua akan banyak sekali batasan yang membuat anak menjadi enggan untuk curhat. Padahal curhat merupakan salah satu aspek komunikasi yang efektif untuk memecahkan masalah yang dihadapi oleh anak. Dengan memposisikan sebagai teman akan tercipta komunikasi yang baik dan efektif antara orang tua dan si anak.
Ciptakan kegembiraan dalam rumah
Membuat sedemikian rupa kondisi rumah menjadi menyenangkan akan membuat anak betah di rumah dan menganggap rumah sebagai surga. Kebanyakan kenakalan remaja terjadi pada remaja yang memiliki situasi dalam rumah yang berantakan dan bagai neraka sehingga remaja tersebut tidak betah di rumah dan seringkali terjerembab pada kegiatan yang bersifat negatif.
Tatap matanya
Ketika melakukan komunikasi dengan anak, tatap matanya hal ini merupakan salah satu bentuk penghargaan dan perhatian anda terhadap anak, dan anak secara otomatis akan merasa terhargai sehingga merasa nyaman. Membiasakan berkomunikasi dengan anak dengan menatap matanya juga akan membuat anda untuk fokus terhadap curhat anak dan membuat anda lebih mengerti masalah yang mungkin dihadapi si anak.
Jauhkan gadget
Jauhkan gadget pada si anak setidaknya ketika berada di rumah, dan anda pun juga harus menjauhkan diri dari gadget. Gadget seperti smartphone hanya akan menjauhkan diri anda dari si anak karena gadget mengurangi interaksi sosial di dalam rumah sehingga kehangatan rumah anda akan menghilang . tentu hal ini sangat buruk, jika anak anda mulai ingin memegang gadget ajaklah untuk bermain-main di dalam rumah sehingga bisa melupakan gadget.
Berkomunikasi dengan logis
Ajaklah anak anda untuk berkomunikasi dengan logis dan masuk akal, jangan pernah memposisikan anak anda sebagai anak kecil yang mudah di bohongi. Terbiasa membohongi sang anak akan membuat psikologi dari si anak menjadi sedikit terganggu karena bisa kecewa denga kebohongan anda.