Mengenal Epilepsi Gejala Dan Penyebabnya

Orang saat ini tentu mengenal epilepsi dimana ketika mendengar kata epilepsi yang terbayang adalah orang yang kejang-kejang, hal ini tidak salah karena epilepsi sendiri merupakan suatu penyakit saraf yang dapat menyebabkan tubuh menjadi kejang. Penderita epilepsi bisa mendadak kejang-kejang karena adanya gangguan pada sel otak sehingga menyebabkan gangguan pada saraf, karena sel otak memiliki peran yang sangat penting untuk mengkoordinasi saraf kita.
Penderita epilepsi sendiri tidak dikenali secara kasat mata karena penderita epilepsi tidak kejang-kejang sepanjang hari melainkan secara tiba-tiba untuk kemudian hilang dengan sendirinya selama kisaran satu jam. Penyakit epilepsi sendiri lebih sering terjadi pada masa anak-anak karena masa anak-anak adalah masa pertumbuhan seluruh bagian tubuh termasuk otak salah satunya.  Namun demikian walaupun anda punya anak yang menderita penyakit epilepsi anda tidak perlu khawatir karena sebagian besar anak yang mengalami epilepsi mampu mengatasinya secara alami seiring dengan pertambahan usianya, hal ini dikarenakan pertumbuhan sel otak yang lebih baik. Namun walaupun demikian sangat penting bagi anda untuk mengkosultasikanya dengan dokter terkait untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
Kita bisa dengan mudah mengidetifikasi seseorang menderita epilepsi dengan mengenali berbagai macam gejala pada penderita epilepsi, berikut ini adalah beberapa macam gejala yang bisa kita kenali dari penderita epilepsi.
Kebingungan
Penderita biasanya mengalami kebingungan yang bersifat temporer atau sementara hal ini dikarenakan tidak normalnya sel otak sehingga dalam waktu tertentu sangat mudah untuk bingung karena tidak adanya koordinansi yang baik antar sel otak.
Gerakan yang tidak terkontrol
Penderita epilepsi biasanya melakukan gerakan yang menghentak tak terkontrol, hal ini dikarenakan tidak adanya koordinasi yang baik antara sel otak dengan sel saraf yang berperan penting dalam setiap gerakan. Gerakan-gerakan ini biasanya bersifat temporer atau sementara dan tiba-tiba.
Hilang kesadaran
Tidak jarang penderita epilepsi hilang kesadaranya, tiba-tiba pingsan di tengah jalan secara tiba-tiba sehingga sering mengagetkan orang sekitarnya. Biasanya kondisi pingsan dari penderita epilepsi disertai dengan kejang-kejang. Sehingga sangat penting untuk selalu mendampingi penderita epilepsi karena menjaga berbagai kemungkinan buruk terutama sewaktu penderita epilepsi pingsan atau hilang kesadaranya.
Penyebab epilepsi
Genetik
Pada satu penelitian faktor genetik memiliki peran yang sangat penting pada penderita epilepsi. Orang yang memiliki sejarah keluarga menderita epilepsi memiliki kemungkinan resiko yang lebih besar untuk menderita epilepsi dibandingkan dengan mereka yang tidak. Hal ini dikarenakan faktor genetik sangat penting sekali terhadap pembentukan sel otak.
Trauma kepala
Benturan pada kepala baik karena kecelakaan atau karena perkelahian dapat menyebabkan trauma pada kepala. Trauma pada kepala dapat merusak sel otak, karena kepala sendiri merupakan pelindung utama terhadap sel otak. Trauma kepala yang menyebabkan rusaknya sel otak dapat menyebabkan timbulnya penyakit epilepsi itu sendiri.
Karena penyakit tertentu
Pada suatu penelitian didapatkan ternyata mengidap penyakit tertentu juga dapat menyebabkan peyakit epilepsi. Beberapa penyakit seperti stroke dan penyakit jantung dapat menyebabkan kerusakan pada sel otak, sehingga pada akhirnya dapat menyebabkan epilepsi. Untuk itu tidak heran kalau banyak orang tua yang menderita epilepsi padahal tidak pernah terkena epilepsi sebelumnya hal ini dikarenakan orang tua tersebut menderita stroke. Sedangkan pada usia anak yang berkaitan dengan epilepsi adalah penyakit autis dan down sindrome dimana kedua penyakit timbul dikarenakan adanya kerusakan atau kelainan pada sel otak.